Semua Artikel

Kumpulan berita, opini, dan hasil riset BRIM KN.

8 Agustus 2026

Benarkah Semua Pengetahuan Berasal dari Pengalaman? Menelusuri Empirisme dalam Filsafat Pengetahuan (Pertemuan VII)

Dari mana pengetahuan manusia berasal? Apakah manusia sejak lahir telah membawa pengetahuan tertentu, ataukah seluruh pengetahuan terbentuk melalui pengalaman hidup? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu persoalan mendasar dalam epistemologi. Pada Sesi Ketujuh Halaqah Falsafatuna, pembahasan diarahkan pada teori empirisme yang memandang pengalaman indrawi sebagai sumber utama seluruh isi pikiran manusia. Pandangan ini kemudian dibandingkan dengan rasionalisme yang mengakui adanya peran tertentu dari akal dalam memperoleh pengetahuan. Melalui pemikiran John Locke dan konsep tabula rasa, pembahasan ini mengajak pembaca melihat kembali bagaimana pengalaman, akal, dan realitas berhubungan dalam proses terbentuknya pengetahuan.

Baca Selengkapnya
2 Agustus 2026

Rasio, Pengalaman, dan Sumber Pengetahuan: Menelusuri Jalan Manusia Memahami Realitas (Pertemua VI)

Bagaimana manusia memperoleh pengetahuan? Apakah pengetahuan sepenuhnya berasal dari pengalaman yang ditangkap oleh pancaindra, atau justru lahir dari kemampuan rasio yang telah dimiliki manusia? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu perdebatan terbesar dalam sejarah filsafat. Pada Sesi Keenam Halaqah Falsafatuna, peserta diajak menelusuri perkembangan pemikiran epistemologi melalui tiga tokoh penting, yaitu Immanuel Kant, Rene Descartes, dan John Locke. Pembahasan ini menunjukkan bahwa pengetahuan bukan sekadar hasil melihat atau berpikir, melainkan proses yang melibatkan pengalaman, akal, dan cara manusia memahami realitas.

Baca Selengkapnya
2 Agustus 2026

Dari Rasio hingga Kant: Menelusuri Sumber Pengetahuan dan Batas Akal Manusia (Pertemuan V)

Bagaimana manusia memperoleh pengetahuan yang benar? Apakah pengetahuan hanya berasal dari pengalaman indrawi, atau justru rasio menjadi sumber utamanya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut telah menjadi perdebatan panjang dalam sejarah filsafat. Pada Sesi Kelima Halaqah Falsafatuna, peserta diajak menelusuri perkembangan pemikiran epistemologi mulai dari gagasan Plato, rasionalisme modern, hingga sintesis yang ditawarkan Immanuel Kant. Pembahasan ini tidak hanya menjelaskan asal-usul pengetahuan, tetapi juga mengajak manusia menyadari bahwa kemampuan berpikir memiliki batas yang harus diakui agar pengetahuan tetap berpijak pada realitas.

Baca Selengkapnya
2 Agustus 2026

Mencari Sumber Pengetahuan yang Benar: Klasifikasi dan Teori Epistemologi dalam Filsafat (Pertemuan IV)

Bagaimana manusia memperoleh pengetahuan yang benar? Apakah cukup mengandalkan pengalaman indrawi, atau justru rasio menjadi sumber utama kebenaran? Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam Sesi Keempat Halaqah Falsafatuna. Melalui kajian epistemologi, peserta diajak memahami klasifikasi pengetahuan serta menelaah berbagai teori tentang sumber pengetahuan, mulai dari gagasan Plato mengenai Alam Ide hingga pandangan rasionalisme modern. Pembahasan ini tidak hanya memperkaya wawasan filsafat, tetapi juga mengajak setiap individu membangun cara berpikir yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab dalam menyikapi realitas.

Baca Selengkapnya
2 Agustus 2026

Memahami Sebelum Menilai: Refleksi Halaqah Falsafatuna tentang Tasawur dan Sumber Pengetahuan (Pertemuan III)

Bagaimana seseorang dapat memberikan penilaian yang benar terhadap suatu persoalan? Dalam kajian epistemologi, jawabannya dimulai dari sebuah konsep yang sering kali diabaikan, yaitu tasawur. Melalui sesi ketiga Halaqah Falsafatuna, peserta diajak memahami bahwa pengetahuan yang benar tidak lahir dari penilaian yang tergesa-gesa, melainkan dari proses membangun konsepsi yang jelas dan bersumber dari landasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Pembahasan ini menjadi pijakan penting untuk membangun cara berpikir yang kritis, sistematis, dan objektif dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Baca Selengkapnya